1. ada yang datang lalu pergi dan tak pernah muncul lagi di kehidupan.
2. ada yang datang lalu terus menetap di hati dan takkan pernah pergi.
3. ada yang tak pernah datang tapi sudah menetap di dalam hidup dan bayangnya tak pernah bisa pergi.
4. ada yang datang, pergi, datang lagi, pergi lagi, dan terus berulang hingga maut menjemput.
well, banyak orang yang datang dan pergi dan menetap di dalam hidup kita, baik orang yang jahat maupun yang baik. Tapi biarlah semua terjadi dan lihatlah mereka dari sisi baiknya, dari sisi yang mengubah sebuah hidup di jalan yang positiv. Karena tak satu orang pun datang dalam sebuah kehidupan tanpa meninggalkan jejak..
Hanya sebuah uraian kata-kata seorang pelajar yang ingin memecah keheningan di tengah pegunungan swiss
Tampilkan postingan dengan label HanyaSebuahPendapat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HanyaSebuahPendapat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 21 April 2011
Sabtu, 16 April 2011
How does the story end?
Tahukah kalian apa yang akan terjadi satu jam lagi? Terpikirkah di benak kalian apa yang akan terjadi besok? Kita takkan pernah tahu. Prediksi, yah prediksi kadang tepat, tapi tak selalu. Tak ada kepastian di dalam hidup ini, yang ada hanyalah ramalan, mengawang – awang memberi tahu jiwa apa yang akan terjadi di dalam hidup di waktu depan. Orang – orang yang pernah ada di dalam diri kita, tentunya bukan kita yang mengatur kenapa mereka bisa masuk ke dalam hidup kita, terlebih hati kita. Bisa saja orang yang kamu ketemui sebentar saja, tiba – tiba di masa depan kamu sudah berada di pelukannya, berada di pikirannya. Orang yang kamu kagumi dan ingin kamu ikuti langkahnya, bisa saja berubah menjadi kekasihmu, orang yang mendekapmu ketika kamu tidur. Atau orang yang karena jadwal kerja yang sama bekerja denganmu, bahkan kamu tak kenal dia, tapi beberapa bulan kemudian orang tersebut sudah tidur bersamamu.
Misteri. Apa yang terjadi sedetik lagi tak ada satu iblis pun yang tahu. Bisa saja seketika ada bom meledak, ada gempa berkekuatan 10 skala richter, atau Cuma teleponmu yang berdering. Sekecil apapun hal yang akan terjadi, kita tak pernah bisa tepat memprediksinya. Aku berpikir bagaimana akhir dari cerita hidupku. Kebanyakan orang akan mencari akhir dari hidup mereka, apa yang akan terjadi di hidup mereka,mereka mencoba mencari ketepatan itu. Bagiku, akhir dari sebuah tak perlu dicari, melainkan dibuat. Aku yang akan membuat akhir dari cerita hidup yang penuh tanda tanya ini. Aku sendiri yang membuat jawabannya, aku muak untuk terus mencari,aku yang akan membuat “akhir” nya.
Biar aku yang membuat akhir dari cerita hidupku..
Rabu, 03 November 2010
past related to future, see them in present!
orang2 yang temui di masa lalu pasti ada kaitannya dengan orang2 yang akan kita temui di masa kini ataupun masa depan. Terkadang kita gak sadar hubungan itu ada, tapi cobalah kita merenung sejenak dan melihat benang2 halus yang ada diantara masa lalu dengan masa sekarang.
Pengalaman gua cukup banyak mengenai hal ini. Gua bisa melihat kaitan orang2 yang ada di sisi gua sekarang dan hubungannya dengan orang2 di masa lalu gua. Misalnya aja, tanpa ketemu sahabat gua waktu SD yang bernama feli dan super pengkhianat, gua mungkin ga bakal bisa bertemu dengan sahabat gua sekarang, karena percakapan kami berdua di kelas 11 diawali dengan menggosipi temen SD gua itu..
Segala sesuatu yang terjadi di hidup ini akan selalu ada kaitannya dengan masa2 yang akan kita jalani. Mungkin kita gak pernah bisa mengerti apa yang kita lakukan saat ini, terkadang kita bingung untuk menentukan pilihan, tapi biarlah. Semua hal yang kita pilih, baik atau buruk, pada suatu ketika semuanya akan menjadi baik. Semuanya akan berakhir dengan baik..
Kita datang ke dunia ini dengan keadaan yang baik, maka kita akan pergi kembali ke tanah juga dengan kondisi yang sama. Hidup ini memang susah. Putus asa dan keluhan yang berlebih adalah sahabat baik orang2 yang tak bisa menikmati hidup..
Hidup ini indah, asal kita bisa melihat dari sisi yang terang. Hidup juga punya sisi gelap, kita harus memandangnya sekilas saja, bukan berlama2 dan berlarut2. Kita harus belajar untuk sanggup melihat gelapnya hidup, memahaminya,dan mengubahnya menjadi terang.
Jalani hidup ini di hari ini, tinggalkan yang gelap di belakang, dan berjalan lah menuju yang terang..
enjoy your life, guys! wish you all the great things in this universe!
Pengalaman gua cukup banyak mengenai hal ini. Gua bisa melihat kaitan orang2 yang ada di sisi gua sekarang dan hubungannya dengan orang2 di masa lalu gua. Misalnya aja, tanpa ketemu sahabat gua waktu SD yang bernama feli dan super pengkhianat, gua mungkin ga bakal bisa bertemu dengan sahabat gua sekarang, karena percakapan kami berdua di kelas 11 diawali dengan menggosipi temen SD gua itu..
Segala sesuatu yang terjadi di hidup ini akan selalu ada kaitannya dengan masa2 yang akan kita jalani. Mungkin kita gak pernah bisa mengerti apa yang kita lakukan saat ini, terkadang kita bingung untuk menentukan pilihan, tapi biarlah. Semua hal yang kita pilih, baik atau buruk, pada suatu ketika semuanya akan menjadi baik. Semuanya akan berakhir dengan baik..
Kita datang ke dunia ini dengan keadaan yang baik, maka kita akan pergi kembali ke tanah juga dengan kondisi yang sama. Hidup ini memang susah. Putus asa dan keluhan yang berlebih adalah sahabat baik orang2 yang tak bisa menikmati hidup..
Hidup ini indah, asal kita bisa melihat dari sisi yang terang. Hidup juga punya sisi gelap, kita harus memandangnya sekilas saja, bukan berlama2 dan berlarut2. Kita harus belajar untuk sanggup melihat gelapnya hidup, memahaminya,dan mengubahnya menjadi terang.
Jalani hidup ini di hari ini, tinggalkan yang gelap di belakang, dan berjalan lah menuju yang terang..
enjoy your life, guys! wish you all the great things in this universe!
Sabtu, 16 Oktober 2010
SAHABAT ITU....
Sebelumnya blog ini hanyalah opini gua saja,bukan sebuah teori, tapi sebuah pengalaman dan pandangan. Tidak bermaksud untuk merujukan blog ini kepada siapapun, ini hanya sebuah pendapat.
1. Orang yang dekat dengan lo, selalu berada disisi lo dimanapun lo berada, dan tau segala aktivitas yang sedang lo jalanin, selalu berbagi cerita tetapi kadang seringnya searah, tapi nggak tau rahasia terbesar lo secara DETAIL.
2. Orang yang dekat dengan lo, nggak selalu berada di sisi lo tapi dia selalu cari lo kalo lagi ada masalah, berbagi cerita dua arah, dan tau rahasia terbesar lo secara detail.
Bagi gua kedua orang ini adalah sahabat, bagaimanapun kondisi mereka dan bagaimanapun cara mereka memperlakukan gua. Nggak ada manusia yang sempurna, kita nggak bisa melihat segala sesuatu yang baik dalam satu pribadi. Sempurna adalah cara kita melihat mereka apa adanya.
Orang pertama adalah orang yang selalu dekat dengan gua, semua orang mengira kita kembar atau kakak-adik. Jelas saja, gua selalu jalan bareng keluarga sahabat gua ini, gua mungkin udah dianggap keluarga sendiri. Kita selalu becandaan bareng, cerita bareng, dan menghabiskan waktu di akhir pekan bersama. Kita komunikasi tiap hari dengan cara apapun, jarang banget ada hari dimana kita nggak komunikasi sama sekali (biasanya adalah hari2 saat gua di luar negeri, ato hari2 disaat kita ingin sendiri dan sedang sedikit cekcok). Kalo dari sisi gua, sehari tanpa komunikasi dengan orang ini rasanya janggal banget, kayak kesepian dan gak ada teman ngobrol. Minimal gua tau kabar dia dan dia lagi ngapain hari itu. Dalam berbagi cerita, terkadang terjadi dalam keadaan satu arah. Gua adalah pihak yang mendengarkan, well no problem for me. That's what a friends are for. Kalo becandaan, baik langsung maupun tak langsung, bisa berubah menjadi pembunuhan yang paling mederita, yaitu: ketawa tanpa suara.
Sejujurnya gua jaraang banget cerita masalah gua ke dia, mungkin yang umum2 doang, dan bukan secara detail. kenapa? karena kadang gua merasa masalah gua jauh lebih ga penting daripada masalah dia, jadinya gua prefer untuk menyimpan masalah gua sendiri dari orang ini, dan lebih medengarkan masalah orang ini. for me, it's okay..Tapi orang ini selalu dengerin gua kalo gua cerita, cuma terkadang gua nggak bisa cerita secara detail ke dia, gua prefer untuk menyimpan cerita detail itu sendiri, entah kenapa ga ada alasan untuk masalah ini..
Orang yang kedua. Awalnya gua deket banget sama dia, hang out together every weekend, do some crazy things, dan banyak kelakuan aneh seperti saling mencoret2 kertas file dan membicarakan hal2 yang bisa dibilang tidak penting untuk dibicarakan. Pada saat kita deket itu, kita jarang banget berbagi cerita, mungkin berbagi tapi hanya sekedar tau doang, bukan secara detail. Lalu, ada sedikit "pertengkaran" diantara kami, entah karena alasan apa, yang pasti sangat tidak jelas, dan hubungan kami semakin menjauh. Bahkan kami sama sekali tidak ngobrol lagi, baik di dalam kelas maupun di dunia teknologi. Ada satu hal yang menarik, meskipun kondisi kami "dingin", terkadang dia masih mencoba berkomunikasi dengan gua hanya untuk menceritakan masalahnya, tapi esok harinya di kelas suasana kita masih "dingin"
Gua paling bisa menceritakan rahasia-rahasia dan cerita-cerita yang mungkin tidak diketahui orang lain ke orang ini. Entah kenapa gua percaya sama orang ini. Dia selalu cari gua di kala dia punya masalah, tapi kadang dia lupa gua kalo lagi have fun. Teman yang ada dikala sedih adalah teman yang paling baik. Nggak ada alesan yang bs menjelaskan kenapa gua bisa menceritakan secara detail ke orang ini,gua cuma mengikuti feeling gua, bahwa dia adalah orang yang tepat untuk mengetahui masalah dan rahasia gua. Mungkin dia juga berpikiran sama. Dia pendengar yang baik, dia menanggapi permasalahan gua dengan sangat baik, dia tidak menggurui gua dengan saran, dia terkadang hanya dengan tertawa, tapi itu membuat gua merasa permasalahan gua hanyalah sebuah serpihan kecil dari hidup ini, suatu hal yang tak perlu dipikirkan lebih jauh, tapi dipelajari agar tidak diulangi.
Blog ini didedikasikan untuk kedua sahabat gua. Kalian unik, dua2nya sangat berarti bagi gua. Love you all :)
Jumat, 01 Oktober 2010
LUKA TAK BERDARAH
Bayangkan, kamu teriris pisau tajam saat memotong wortel. Lihat darah yang mengucur di jarimu. Semakin kamu pencet, darahnya akan keluar semakin banyak bukan. Dan apa yang terjadi kemudian saat kau membersihkan darah2 itu? perih. Luar biasa perihnya. Tapi setelah itu kamu membuka kotak P3k, mencari obat antiseptik untuk mencegah infeksi jarimu dan membalutnya dengan plester. Perih yang kamu rasakan pasti seratus kali lipat berkurang, dan kamu bisa melanjutkan pemotongan wortel itu.
Tapi bagaimana kalau kamu memiliki suatu luka yang yang tak berdarah? kamu tahu dimana lukanya, tapi kamu tak tahu bagaimana cara mengobatinya. Luka itu terbuka dan perih, tapi tak berdarah. Sakit, tapi tak terobati. Karena kamu bingung mau meletakkan plester di bagian mananya.
"Membutuhkan maksimal 15 plester untuk mengobati luka berdarah, tapi entah berapa banyak plester yang harus digunakan untuk membendung luka yang tak berdarah"
Jadi, ceritanya pada tanggal 27 september 2010 kemaren gua keciprat minyak super panas di dapur, tangan kiri gua bengkak dan luka bakar which is itu super sakit dan serba salah. Di waktu yang sama tangan kanan gua kering kerontang dan lecet2 karena ngupas pear..
"Memerlukan waktu 4 hari untuk menghilangkan bekas luka berdarah dan waktu yang tak bisa di prediksi untuk melenyapkan bekas luka tak berdarah. Mungkin sebulan, mungkin setahun, atau sepuluh tahun."
Sabtu, 21 Agustus 2010
EAST IN WEST IS NOT BEST
Banyak orang mengatakan kehidupan barat adalah kehidupan yang lebih baik. Kebebasan, kemakmuran, kemajuan teknologi, dan keindahan alamnya belum tentu membuat kehidupan di barat menjadi kehidupan yang bermoral.
MORAL
adalah sesuatu yang yang menarik untuk didiskusikan, karena memilki banyak sudut pandang dan pendapat. Setiap orang di dunia ini memiliki cara dan sudut pandangnya masing - masing mengenai kata moral. Anggapan orang timur mengenai moral sangatlah jauh berbeda dengan pandangan orang di barat. Begitu juga pandangan dari utara dan selatan.
Tepat seminggu sudah gua terasing di kota kecil bernama Soerenberg. Di atas gunung dan di tengah hutan pinus, berjarak dua jam dari Zurich dan 1 jam dari Bern, ibukota Swiss. Gua memilih sekolah perhotelan disini, karena gua berharap gua bisa memperlancar dan menguasai bahasa jerman gua di negara bagian yang cukup dekat dengan perbatasan jerman ini.
Ada beberapa hal disini yang dianggap aneh dalam pandangan moral orang - orang timur:
1. MEROKOK
Semua orang disini merokok. Baik guru, murid, trainer, staff sekolah, dan lain - lainnya. Yang tidak merokok bisa dihitung pake jari (berikut jari kaki ya). Setiap ada break, walau hanya 5 menit, si perokok aktif itu pasti menyulut rokok dan menghisapnya. Bergaya seolah - olah mereka orang keren! Bagaimana yang tidak merokok? Mereka hanya diam tak berbuat apa - apa. Mau menghindar pun tak bisa karena SEMUA nya merokok, di SEMUA tempat. Kami menjadi perokok pasif.
2. PACARAN YANG FRONTAL
Bagaimana orang pacaran di ibukota Indonesia, Jakarta? Sekalipun mereka mau pegang - pegangan, mereka akan melakukannya di pojokan, atau di tempat yang tidak dilihat orang. Kenapa begitu? karena hal tersebut sangatlah tidak biasa disana. Bagaimana dengan disini? Mereka yang mau cipok-cipokan akan langsung melakukannya di tempat yang mereka inginkan. Terlihat sangat biasa disini, tapi terkadang sedikit mengganggu, apalagi kalau dilakukannya disaat orang lain sedang makan.
Student disini juga tidak dilarang untuk make love di asramanya. Dengan syarat: asal nggak make baby. Asrama disini ga peduli lo mau sekamar berdua sama lawan jenis ato apapun itu. Yang penting jangan bikin kasus disini.
3.PACARAN YANG ABNORMAL
Pacaran yang dimaksud adalah pacaran yang tidak pada lawan jenisnya. Okey, temen sekamar gua lesbian. Dia orang Hongkong. Kemarin malem dia mabok berat dan dia bawa "cowo"nya ke kamar. Pertama mereka cipokan di depan pintu kamar mandi. Habis itu mereka cipokan di Balkon. Abis itu mereka berdua ke tempat tidur. Si "cowo" nyuruh gua matiin lampu. Habis itu gelap. Dan gua mendengar suara2 cipokan di tengah kegelapan. Gua mulai mengeluarkan blackberry dan nge-tweet heboh, sampe akhirnya ngantuk sendiri.
Agak kulturshock melihat pemandangan seperti itu, apalagi di kamar sendiri, dan dilakukan oleh orang yang tadinya gua sangka alim karena tidak merokok.
Kejadian temen sekamar mabuk tadi malam, membuat pintu balkon dibuka dan udara bersuhu 10 derajat masuk ke kamar. Mereka jelas kepanasan habis minum minuman beralkohol, gua makin kedinginan karena gua habis mandi. Dan sekarang gua lemes, masuk angin.
BAGAIMANA DENGAN ORANG-ORANG SWISS ASLI YANG ADA DISINI?
Mereka jauh lebih ramah dibandingkan dengan orang-orang timur yang ada disini. Mereka melakukan apapun sesuai dengan tempatnya. Mereka merokok, tapi tetap menghargai yang tidak merokok. Mereka menyapa, dan terlihat sangat hangat dengan orang asing yang ada disini, apalagi orang asing yang bisa bahasa mereka.
Justru yang parah dan kehilangan budaya moralnya adalah orang-orang timur itu sendiri
Orang yang gua bilang pacarannya frontal itu adalah orang vietnam, dan yang abnormal adalah orang hongkong.
Masalah merokok, yang kebanyakan merokok disini adalah orang hongkong, naik laki - laki maupun perempuannya. Tentu, mereka semua mayoritas. Dan juga wanita - wanita (mungkin pria) Thailand. Kebanyakan orang timur yang ada disini berusaha membuat diri mereka terlihat sebagaimana kultur barat. Mereka jadi terlihat sok gaul, sok bebas, dan sok bisa melakukan apapun. Mereka jadi kehilangan diri mereka yang seharusnya menggambarkan budaya timur. Memang semuanya legal disini. Tapi tentu semua kebebasan itu juga ada batasnya kan?
Terlihat post yang satu ini hanya dilihat dari sudut pandang saya saja. Yah, saya hanya ingin menceritakan kejadian yang ada disini.
so,
THINK LIKE A WEST, DO LIKE AN EAST
Langganan:
Postingan (Atom)
